Mengenal Batur Bali

Mengenal Batur Bali

483
0
SHARE

Mengenal Batur Bali – Bali merupakan salah satu wilayah yang kaya dengan wisata alam. Salah satu tempat yang tidak akan membuat menyesal jika dikunjungi adalah Batur. Batur terletak di  Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. 
Di kawasan ini terdapat beberapa tempat yang bisa Anda jadikan tujuan wisata, di antaranya Gunung Batur, Danau Batur dan Trunyan.  

Gunung Batur
Gunung Batur Bali merupakan salah satu gunung suci bagi umat Hindu. Tinggi gunung ini adalah  1,717 m (5,633 ft). Gunung Batur Bali masih berstatus aktif dan sudah meletus berkali-kali. Letusan pertama tercatat pada tahun 1804 dan terakhir pada tahun 2000. Sementara itu pada tahun 1926, gunung ini mengeluarkan letusan besar hingga memakan ribuan nyawa penduduk sekitar.

Bagi pendaki pemula, gunung ini cocok untuk dijadikan sebagai objek dakian karena hanya membutuhkan waktu sekitar dua jam menuju puncak.  Anda dapat menyaksikan keindahan matahari terbit dan terbenam di tempat ini. Selain menikmati keindahan sinar matahari terbit dan tenggelam, Anda juga bisa melihat kaldera dengan letupan kecil. 

Danau Batur 
Danau Batur dikategorikan sebagai danau terbesar di Bali. Danau ini berada di ketinggian 1.050 mdpl. Konon, danau ini terbentuk karena letusan Gunung Batur Bali yang telah terjadi ribuan tahun yang lalu. Kedalaman danau ini berkisar antara 65 m dengan panjang sekitar 7 km, lebar 2,5 km dan kelilingnya 22 km.  Jika dilihat dari ketinggian, danau ini bentuknya menyerupai bulan sabit.
Danau Batur Bali memiliki pemandangan yang indah. Warna air danau yang hijau kebiruan memanjakan mata pengunjung. Keistimewaan lain dari danau ini adalah warna airnya yang berubah-ubah. Hal ini disebabkan oleh senyawa belerang yang ada di dasar laut. Terkadang danau ini terlihat kebiruan, kadang hijau kekuningan. 

Oleh UNESCO, Danau Batur Bali  telah ditetapkan sebagai Global Geopark Network (Taman Bumi). Selain mendapatkan pemandangan yang indah, pengunjung juga bisa mendapatkan pengetahuan tentang berbagai macam satwa endemik, batuan dan beberapa hal lain yang terkait dengan geopark. 

Trunyan
Trunyan adalah nama sebuah desa yang terletak di dekat kawasan Danau Batur dan Gunung Batur. Di desa ini ada tradisi yang cukup unik terkait dengan pemakaman.  Jasad orang yang sudah meninggal tidak dikuburkan atau dibakar (Ngaben). Pemakaman hanya dilakukan dengan cara meletakkan jenazah di tempat khusus atau biasa disebut Seme Wayah.

Di Seme Wayah, akan terlihat sebuah pohon besar yang dinamakan Taru Menyan.  Konon pohon inilah yang menetralisir bau busuk yang berasal dari mayat. Berdasarkan cerita penduduk sekitar, dulunya aroma pohon ini dapat menyebar hingga ke Pulau Jawa. Karena hal ini, raja berniat menyembunyikan keberadaan pohon ini dengan cara meletakkan begitu saja mayat di sekitar pohon sehingga aroma busuk yang dikeluarkan mayat terserap oleh pohon.