Mengenal Budaya Melalui Keraton Di Kota Cirebon

Mengenal Budaya Melalui Keraton Di Kota Cirebon

750
0
SHARE

Ingin mengenal kebudayaan maka berkunjunglah ke keraton yang dimana masih menyimpan kebudayaan yang terjaga sampai sekarang. Tutur kata, perilaku di lingkungan keraton kebanyakan masih terjaga dan di lestarikan. Berbicara mengenai budaya di kraton kali ini kita akan megupas tentang kebudayaan keraton yang ada di cirebon.

Keraton kasepuhan di cirebon merupakan keraton paling megah dan paling terawat di kota cirebon, adapun ciri yang ada keraton kasepuhan di kelilingi oleh tembok batu bata merah dan terdapat pendopo di bagian dalam dari keraton kasepuhan tersebut. Keraton kasepuhan merupakan kerajaan Islam tempat para pendiri cirebon bertahta dan disinilah cikal bakal dari kota cirebon dan pusat pemerintahan kasultanan cirebon.

Di dalam keraton cirebon kasepuhan ini terdapat museum yang di gunakan untuk menyimpan senjata dan barang – barang milik para raja – raja cirebon, salah satu koleksi yang terkenal adalah kereta singa barong yang merupakan kereta kencana sunan gunung jati, salah satu wali penyebar agama islam di pulau jawa. Namun kereta tersebut sudah tidak pernah di pakai dan di pakai hanya pada waktu 1 syawal saja untuk di mandikan.

Sejarah Keraton Kasepuhan Cirebon

Keraton kasepuhan di cirebon awal mulanya di dirikan oleh seorang yang bernama cakrabuana pada saat itu saat perkembangan agama islam di pulau jawa dan khusus nya di kota cirebon. Adapun keraton kasepuhan cirebon asalnya merupakan perluasan dari keraton tertua di cirebon yaitu keraton pakungwati, keraton kasepuhan di dirikan oleh putra raja pajajaran bersamaan di bangunya Tajug pelagrahan di sebelah timur keraton kasepuhan.

Sebutan pakungwati sendiri karena di ambil dari nama putri pangeran cakrabuana yang menikah dengan sunan gunung jati, di akhir hayat istri sunan gunung jati tersebut meninggal pada usia yang cukup tua di dalam sebuah masjid agung sang cipta rasa.

Sekitar pada tahun 1969 terjadilah konflik internal dari keraton hingga di bagilah menjadi dua kesultanan yaitu kesultanan kasepuhan dan kesultanan kanoman adapun mereka menempati keraton sendiri – sendiri mereka adalah kakak beradik. Untuk kesultanan kasepuhan di pimpin oleh pangeran martawijaya yang bergelar dengan Sultan sepuh I dan kesultanan kanoman di pimpin oleh pangeran martawijaya yang diberi gelar sultan Anom I.

Jika anda sedang berkunjung ke kota cirebon tidak ada salahnya untuk melihat dan mengenang warisan budaya dan sejarah peradaban dari kota cirebon tersebut. Tempatnya pun cukup mudah di jangkau yaitu terletak di jalan kasepuhan No.43 kampung mandalangan, kelurahan kasepuhan di kecamatan lemah wungkuk, kota cirebon, jawa barat untuk menuju ke lokasi tersebut dapat di tempuh menggunakan kereta atau angkutan umum di terminal Bus Harjamukti cirebon. Anda menempuh perjalanan sekitar kurang lebih 30 menit langsung sampai di lokasi keraton kasepuhan.

Sumber photo:

  1. gotocirebon.com
  2. trivadvisor.com