Wisata Kunjungan Ke Kampung Naga

Wisata Kunjungan Ke Kampung Naga

675
0
SHARE

Kampung Naga – Pernah mendengar kampung naga?? Nama kampung naga bukan berart se seram dan seunik namanya, bukan berarti di sini ada binatang naga, binatang fiktif kepercayaan masyarakat cina. Kampung naga adalah perkampungan sunda yang masih memegang kuat adat istiadat warisan nenek moyang berupa adat istiadat sunda. Kampung naga sering di jadikan objek kajian antropologi tidak hanya dari orang indonesia sendiri banyak orang luar yang bergelar profesor sering datang kesini untuk mempelajari kehidupan warga kampung naga tersebut

Secara topografi lokasi kampung naga sendiri berada di wilayah kabupaten tasikmalaya di kecamatan salawu, desa negalsari lokasinya sendiri tidak jauh dari kota garut. Kampung naga terletak di wilayah ynag subur dan di samping perkampungan tersebut ada hutan yang masih sangat lebat dan di keramatkan. Karena di dalam hutan tersebut di jadikan tempat pemakaman para leluhur mereka. Jarak untuk menuju kampung naga sendiri tidak terlalu jauh membutuhkan waktu sekitar 30 menit dari kota tasikmalaya dan sekitar 26 KM dari kota garut, akses jalan sendiri terbialang cukup susah, anda harus naik turun tangga tembok untuk bisa masuk di perkampugan naga tersebut.

Kampung Naga

Sejarah Kampung Naga

Pada awal mulanya kampung naga adalah karena sekumpulan masyarakat yang menjaga dan berpegang teguh pada budaya nenek moyang, untuk awal mulanya sendiri para masyarakat tidak mengetahui secara detail baga mana asal – usul dari adanya kampung naga tersebut karena seluruh arsip terbakar saat terjadinya bentrokan antara masyarakat yang mendukung negara islam seperti DI/TII Kartosowiryo, akan tetapi masyarakat di kampung naga menolak dan tetap bersikukuh menjaga warisan budaya nenek moyang dan saat itu mendukung keputusan presiden soekarno tentang negara nasionalis. Hingga pada akhirnya terjadilah pembakaran besar – besaran terhadap kampung naga tersebut yang mengakibatkan arsip – arsip penting mereka musnah terbakar.

Adapun beberapa versi sejarah juga mengatakan pada masa dulu ada utusan sunan Gunung jati atau yang bernama syeh syarif hidayatullah mengutus seorang murid yang bernama singaparna yang di kenal di kalangan masyarakat kampung naga sebagai shembah dalem singaparna. Yang kono suatu hari singaparna mendapat petunjuk harus tinggal di kampung di wilayan negalsari. Namun cerita tersebut menjadi perdebatan dan kurang mendapat respon yang baik dan tidak di percaya sepenuhnya oleh masyarakat kampung naga.

Sejarah Kampung Naga

Yang unik dari kehidupan dari kampung naga tentang kepercayaanya yang di nilai masih primitif seperti pada setiap hari selasa, rabu dan sabtu masyarakat kampung naga tidak boleh menceritakan adat istiadat tentang kampung naga tersebut. Rumah tidak boleh di lengkapi dengan perabotan seperti meja, kursi, dan tempat tidur serta dalam mendirikan bangunan rumah tidak boleh memiliki daun pintu di dua arah yang berlawanan karena menurut kepercayaan dapat menghambat rezeki yang akan datang.

Sumber photo: travel.kompas.com